oleh

Warga Pendatang Harus Tunjukkan Bukti Bebas Covid-19

PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, selama pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro mewajibkan kepada warga pendatang atau tamu dari luar daerah untuk menunjukkan bukti bebas Covid-19 berdasarkan hasil tes rapid antigen atau swab PCR.

“Jadi bagi saudara-saudara kita yang dari luar dan ingin masuk ke pemukiman, mereka harus menunjukkan bukti bebas covid,” kata Walikota Pekanbaru, Dr. H. Firdaus, S.T., M.T, Rabu (7/7).

Baca Juga  Gunawan Yasni, Seperempat Abad Mengkomunikasikan Pesan Ekonomi Syariah

Nantinya, bukti bebas covid itu ditunjukan warga pendatang kepada Ketua RT/RW di kawasan pemukiman yang dituju.

“Mereka juga wajib lapor dalam jangka waktu 1 x 24 jam,” ungkap walikota.

Sementara bagi warga pendatang yang tidak dapat menunjukkan dokumen hasil tes rapid antigen atau swab PCR, maka harus menjalani karantina mandiri selama 5×24 jam di posko yang ada di kelurahan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Baca Juga  Vaksinasi Massal Door to Door di Kecamatan Rumbai

“Selama karantina mandiri, biaya karantina dibebankan kepada tamu,” tegas walikota.

Kebijakan itu, lanjut walikota, merupakan salah satu upaya pemerintah kota guna menekan sebaran wabah covid-19 yang kembali melonjak sehingga memaksa Pekanbaru menerapkan pengetatan PPKM berskala mikro.

“Dengan berbagai kebijakan yang diambil, kita berharap sebaran wabah bisa kembali ditekan,” tutupnya. (*/cr1)

Baca Juga  Kemenpora RI Kembali Gelar POTRADNAS VIII di Bangka Belitung

Sumber: pekanbaru.go.id

News Feed